Kamis, 28 November 2013

lirik lagu just give me a reason dan terjemahannya

Right from the start, you were a thief
Sejak awal, kau adalah pencuri

You stole my heart and
Kau curi hatiku dan

I your willing victim
Akulah korbanmu yang rela

I let you see the parts of me
Kubiarkan kau melihat bagian-bagian diriku

That weren't all that pretty
Yang tak semuanya indah

And with every touch
Dan dengan setiap sentuhan

You fixed them
Kau sembuhkan semuanya

Now, you've been talking in your sleep
Kini kau sering ngelindur

Oh oh, things you never say to me
Oh oh, hal-hal yang tak pernah kau katakan padaku

Oh oh, tell me that you've had enough
Oh oh, katakanlah kau sudah muak

Of our Love, our Love
Akan cinta kita, cinta kita


CHORUS
Just give me a reason
Berilah aku satu alasan

Just a little bit's enough
Sedikit saja sudah cukup

Just a second, we're not broken
Sedetik saja, kita tak hancur

Just bent, we can learn to LOVE again
Hanya bengkok, kita bisa belajar mencinta lagi

Oh, it's in the stars
Oh, tertulis di bintang

It's been written in the scars on our hearts
Telah tertulis pada luka-luka di hati kita

We're not broken
Kita tak hancur

Just bent, we can learn to love again
Hanya bengkok, kita bisa belajar mencintai lagi


I'm sorry I don't understand where
Maaf aku tak mengerti darimana

All of these is coming from
Asal semua ini

I thought that we were fine
Dulu kukira kita baik-baik saja

(Oh, we had everything)
(Oh, kita punya segalanya)

Your head is running wild again
Kepalamu  menggila lagi

My dear, we still have everything
Kasih, kita masih punya segalanya

And it's all in your mind
Dan semuanya ada di pikiranmu

(Yeah, but this is happenin')
(yeah, tapi akan terjadi)

You've been having real bad dreams
Kau sering alami mimpi yang sangat buruk

Oh oh, used to lie so close to me
Oh oh, dulu biasanya kau berbaring dekat denganku

Oh oh, there's nothing more than empty sheets
Oh oh, kini hanya ada selimut hampa

Between our love, our love
Di antara cinta kita, cinta kita

Ooooh, our love, our love
Ooooh,  cinta kita, cinta kita

CHORUS

Oh, tear ducts and rust
Oh air mata mengalir dan berkarat

I'll fix it for us
Kan kuperbaiki untuk kita

We're collecting dust
Kita kan kumpulkan debu

But our love's enough
Tapi cinta kita tlah cukup

You're holding it in
Kau mendekapnya

You're pouring a drink
Kau tuangkan minuman

No, nothing is as bad as it seems
Tak ada yang seburuk seperti kelihatannya

We'll come clean
Kita kan membereskannya


CHORUS (2x)

Ooh, we can learn to love again
Ooh, kita bisa belajar mencinta lagi

Ooh, we can learn to love again
Ooh, kita bisa belajar mencinta lagi

Oh, that we're not broken
Oh, bahwa kita tak hancur

Just bent and we can learn to love again
Hanya bengkok dan kita bisa belajar mencinta lagi

kaoskakibau.com - by @ronzzykevin: SHINee: Dream Girl Music Video Review Saya!

kaoskakibau.com - by @ronzzykevin: SHINee: Dream Girl Music Video Review Saya!: * Apa kesan pertama ketika pertama kali melihat Teaser Dream Girl di YouTube tanggal 18 Februari 2013 kemaren? Pasti heboh ya? Iyalah...

kaoskakibau.com - by @ronzzykevin: SMTOWN "I AM.": Review Saya!

kaoskakibau.com - by @ronzzykevin: SMTOWN "I AM.": Review Saya!: Assalamualaikum , Apa kabar wahai para jamaah Ustad Bacon yang dirahmati Allah SWT? Semoga dalam keadaan yang baik-baik saja. Walaupun ha...

Kamis, 26 September 2013

When I Was Your Man
oleh: Bruno Mars



Same bed but it feels just a little bit bigger now
Our song on the radio but it don't sound the same
When our friends talk about you, all it does is just tear me down
Cause my heart breaks a little when I hear your name
It all just sounds like oooooh…
Mmm, too young, too dumb to realize
That I should have bought you flowers
And held your hand
Should have gave you all my hours
When I had the chance
Take you to every party
Cause all you wanted to do was dance
Now my baby's dancing
But she's dancing with another man
My pride, my ego, my needs, and my selfish ways
Caused a good strong woman like you to walk out my life
Now I never, never get to clean up the mess I made, ohh…
And it haunts me every time I close my eyes
It all just sounds like oooooh…
Mmm, too young, too dumb to realize
That I should have bought you flowers
And held your hand
Should have gave you all my hours
When I had the chance
Take you to every party
Cause all you wanted to do was dance
Now my baby's dancing
But she's dancing with another man
Although it hurts
I'll be the first to say that I was wrong
Oh, I know I'm probably much too late
To try and apologize for my mistakes
But I just want you to know
I hope he buys you flowers
I hope he holds your hand
Give you all his hours
When he has the chance
Take you to every party
Cause I remember how much you loved to dance
Do all the things I should have done
When I was your man
Do all the things I should have done
When I was your man



Minggu, 30 Juni 2013

menjadi remaja gaul namun syar'i


 Menjadi  remaja gaul namun syar’i
Karya : Isnaini Habsah Hedita Mirsiyasa
Pesantren Terpadu Daaruttaqwa
Zaman sekarang banyak orang yang beranggapan bahwa anak gaul itu identik dengan aneka pernak-pernik yang melekat pada tubuhnya, seperti gelang,kalung,rantai dan lain-lain. harus memilikI pacar dan relasi yang banyak, membanggakan diri karena pernah nge-drink, nge-drugs, dan mempunyai ribuan teman dan follower di facebook atau twitter yang sedang banyak digandrungi oleh remaja sekarang. Itulah sebagian contoh yang dimasukan dalam persyaratan menjadi anak gaul. Padahal seperti yang sudah tertulis di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti gaul itu adalah “ hidup berteman atau bersahabat”. Rasulullah SAW bersabda : “Seorang mukmin yang bergaul dengan manusia dan bersabar menghadapi gangguan mereka itu lebih baik dari seorang mukmin yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak bersabar menghadapi gangguan mereka”(H.R.Ibnu Majjah dishahihkan oleh Al-Albani) gaul disini tidak hanya bermakna berhubungan dengan orang lain saja, tetapi juga berwawasan luas,supel,dan mengerti teknologi yang ada saat ini.Berwawasan luas artinya harus tahu bagaimana perkembangan Islam dan problematika yang dialami umat saat ini dan penyelesaiannya.
Remaja masa kini katanya adalah remaja yang pergaulannya bisa luas,namun nyatanya gaul itu disalah artikan oleh pada remaja itu sendiri,bahkan sudah dianggap wajar oleh masyarakat kita. Semisal, antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom berbonceng mesra diatas motor, atau sekedar duduk-duduk dipinggir jalan tanpa tujuan yang jelas, dan menghalalkan budidaya pacaran, padahal pacaran adalah perbuatan yang paling membuat remaja Indonesia menjadi labil.Terlebih, pacaran mengarah atau mendorong terjadinya hubungan seks diluar nikah (Premarital Seks) (Singgih 1993:94) apalagi bila premarital seks itu menyebabkan kehamilan, dan hal itu tentunya bukanlah cerita baru.Menurut data Dr.Biran Afandi pada tahun 1987 di Jakarta sudah terdapat 284 remaja yang hamil diluar nikah (AsSalam,oktober 2002). Didalam kehidupan , banyak hal yang mampu membuat remaja menjadi gaul namun tetap syar’i, diantaranya:



1.      Supel
Supel dijadikan syarat utama untuk menjadi gaul, jangan sampai kalian hanya mau mengobrol dan berteman antar sesama remaja-remaja gaul saja, lalu mengisolasi diri kalian dari orang-orang sekitar. Disitu kita bisa belajar berfikiran terbuka mengenai pandangan orang dan lebih menghargai orang lain.

2.      Smart
Yang satu ini bukan hanya sebuah syarat, melainkan tuntutan, sesuai hadist Rasulullah SAW bersabda : “apabila kamu menginginkan dunia maka dengan ilmu,dan apabila kamu menginginkan akhirat maka dengan ilmu, apabila kamu menginginkan keduanya maka dengan ilmu”.

3.      Be brave
Be brave alias berani. Berani menahan nafsu diri,berani melawan arus pergaulan yang tidak jelas , dan berani tampil beda selama itu dalam aturan Islam. hanya dengan memegang teguh ajaran Islam yang bisa membuat kita tangguh dan berani mendobrak halangan yang menghadang jalan. saat orang lain hanya mau mengikuti atau sekedar menjadi follower, remaja gaul yang syar’i tetap berpegang teguh pada pedoman utamanya yaitu Al-Quran. Mereka menciptakan perubahan yang bernilai positif. Oleh karena itu, ungkap L.Kohlberg,alasan moral (Moral Reasoning) harus senantiasa melandasi sikap dan perilaku remaja muslim agar keberanian mereka tidak disalah gunakan.

4.      Tahu bagaimana cara bersyukur
Kebanyakan remaja gaul itu tak tahu cara bersyukur , mereka hanya melihat keadaan orang yang ada di atas mereka tanpa pernah melihat orang yang ada dibawah mereka, perilaku seperti ini yang harusnya diubah oleh para remaja gaul yang syar’i, melihat keadaan orang yang lebih tinggi dari kita membuat kita tidak bersyukur dan menjauh dari Allah,maka dari itu sering-seringlah melihat orang yang keadaannya berada dibawah kita agar kita senantiasa mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.




5.      Berkarakter
Karakter yang akan terlihat setelah kita dewasa nanti adalah wujud dari kebiasaan-kebiasaan kita yang dilakukan pada saat ini. Orang yang memiliki  karakter tidak akan mudah untuk ikut terbawa arus pergaulan dan mempunyai kepribadian, tidak ikut-ikutan apa yang menjadi tren ataupun kebiasaan orang lain. Dia akan lebih menonjolkan sifat asli yang ada pada dirinya. ”menjadi diri sendiri” itulah yang selalu tertanam dalam jiwa orang yang berkarakter.


Dikalangan  remaja saat ini , mereka justru berfikir cepat untuk mendapatkan predikat gaul yang diidamkannya dengan mencari sensasi-sensasi yang membuat banyak orang berdecak heran atas kelakuan mereka.padahal kegiatan itu sebenarnya membangun karakter diri yang tidak baik.
Remaja gaul itu tidak dilihat dari penampilannya semata. Akan tetapi, remaja gaul adalah remaja yang bisa menunjukan pada dunia bahwa ia mempunyai segudang prestasi dan akhlak yang baik. Apalagi  remaja Islam , jangan sampai identik dengan budaya barat. Remaja Islam mempunyai banyak tantangan dalam menghadapi globalisasi. Terlebih kita tidak bisa terlepas dari berbagai peristiwa yang terjadi di dunia , jika kita tidak segera sadar dengan kondisi yang ada , bisa saja kita terperangkap jerat-jerat setan manusia dan para musuh Islam terlebih apabila salah merespon globalisasi kita akan terbawa arus gaya hidup yang tidak Islami dan merugikan diri sendiri. Dari sana bisa ditarik kesimpulan awal, bahwa remaja muslim pun juga harus “gaul” dan mampu bersaing secara global.